Kamis, 20 Agustus 2015

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN


PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN

Makalah



Disusun Guna Memenuhi Tugas Kuliah
Mata Kuliah: Media Pembelajaran Bahasa Arab
Dosen Pengampu : Siswadi, M.Ag

Disusun oleh :
1. Eka Safitri                         (NIM. 092332056)
2. Eka Setianingsih                (NIM.0923320)
3. Ayi Maulida A.A              (NIM. 0923320)
4. Tasbihan                            (NIM. 092332061)
5. Agus Arrohman                 (NIM.0923320)
6. Ani Thoifatun                    (NIM.)
7. Yuni                                  (NIM. )


SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN)
PURWOKERTO
2012
BAB I
PENDAHULUAN

          Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa perubahan yang sangat signifikan terhadap berbagai dimensi kehidupan manusia, terutama dalam bidang pendidikan. Oleh karena itu, agar pendidikan tidak tertinggal dari perkembangan ilmu pengetahuan maka perlu adanya penyesuaian. Teknologi yang telah tersedia haruslah dimanfaatkan untuk membantu proses pembelajaran dalam pendidikan yang disediakan di sekolah-sekolah.
            Penggunaan media pembelajaran dalam pendidikan harus disesuaikan dengan materi ajar agar penggunaannya dapat proporsional. Media pembelajaran saat ini mengalami pengembangan yang sangat drastis. Berawal dari penggunaan media berbasis manusia hingga berkembang sampai media yang sangat kompleks yang digunakan dalam proses pembelajaran. Semua pengembangan itu, tak lain yaitu untuk memajukan pendidikan yang ada saat ini.








BAB II
PEMBAHASAN

Dalam suatu media terkadang belum sesuai dengan pembelajaran, maka seorang guru perlu mengembangkannya sendiri. Adapun teknik pengembangan media sederhana yang dapat dilakukan sendiri oleh seorang guru, antara lain :
A.  Media Berbasis Visual
1.      Unsur-Unsur dan Prinsip – Prinsip Media Visual
Media visual yaitu media yang melibatkan indera mata untuk dapat menerima pesan baik pasan verbal maupun non verbal. Pesan verbal terdapat pesan dalam bentuk tulisan sedangkan pesan nonverbal tertuang dalam simbol-simbol nonverbal visual.
Adapun unsur-unsurnya meliputi :
§  Garis          : untuk menghubungkan unsur-unsur sehingga dapat menuntun perhatian siswa untuk mempelajari suatu urutan khusus
§  Bentuk      : pemilihan bentuk dalam penyajian pesan penting untuk diperhatikan karena dapat membangkitkan minat dan perhatian.
§  Warna        : digunakan untuk memberikan penekanan tertentu yang dapat mempertinggi realisme dan menciptan respon emosional tertentu.
§  Tekstur      : untuk menimbulkan kesan kasar dan halus untuk memberikan tekanan tertentu.
Prinsip-prinsip dalam penyajian visual (Arsyad, 2003: 105), antara lain:
v  Kesederhanaan     : dalam suatu visual disampaikan secara sederhana yaitu dengan jumlah elemen yang lebih sedikit.
v  Keterpaduan        : mengacu pada hubungan antara elemen-elemen yang saat diamati akan berfungsi bersama-sama.
v  Penekanan            : dalam penyajian memerlukan penekanan terhadap salah satu unsur yang akan menjadi pusat perhatian siswa.
v  Keseimbangan      : bentuk yang dipilih sebaiknya menempati penayangan yang memberikan persepsi keseimbangan meskipun tidak semuanya simetris.
Adanya unsur dan prinsip tersebuat memberikan penjelasan bagi penulis bahwa media visual ini dapat mengefektifkan seorang guru untuk menyampaikan pesan terhadap siswa selain dengan berbicara. Sebenarnya, semua orang mempunyai potensi untuk menyampaikan pesan (komunikasi) tanpa harus berbicara.
2.      Karakteristik Media Visual
·         Pesan Visual
1.      Gambar
Dalam sebuah gambar terpaparkan penjelasan yang lebih konkrit daripada hanya sekedar kata-kata sehingga orang dapat mengerti akan ide dan informasi yang terkandung di dalamnya.
2.      Grafik
Biasanya dipakai untuk penggambaran data kuantitatif yaitu mengalihkan data angka dalam sebuah grafik, baik grafik garis, batang, lingkaran maupun simbol singga lebih ringkas dan mudah dipahami.
3.      Diagram
Digunakan untuk menerangkan letak bagian-bagian alat atau mesin.
4.      Bagan
Digunakan untuk menggambarkan suatu perkembangan ataupun susunan organisasi.
5.      Peta
Dengan peta kita dapat memvisualisasikan apa yang ada di bumi.
·         Penyalur Pesan Visual Verbal-Non Verbal-Grafis
Adapun macam alat visual yang dapat membantu seoarang guru dalam mengajar antara lain : buku dan modul, komik, majalah dan jurnal, poster, papan visual. Semua alat ini, sangat berguna dan menjadikan daya kreatifitas siswa akan lebih berkembang serta dapat memberikan pengetahuan yang lebih bagi siswa.

B.  Media Berbasis Audio Visual
Media audio visual dapat dibagi menjadi dua jenis. Jenis pertama, dilengkapi fungsi peralatan suara dan gambar dalam satu unit, dinamakan media audio visual murni, seperti film gerak (movie) bersuara, televisi, dan video. Jenis kedua adalah media audio visual tidak murni yakni apa yang kita kenal dengan slide, opaque, OHP dan peralatan visual lainnya bila diberi unsur suara dari rekaman kaset yang dimanfaatkan secara bersamaan dalam satu waktu atau suatu proses pembelajaran sebagaimana akan dibahas pada bab berikutnya.
Adapun manfaat dan dari film, televisi dan radio sebagai berikut (Yudhi, 2008):
1. Mengatasi keterbatasan jarak dan waktu.
2. Mampu menggambarkan peristiwa masa lalu secara realistis dalam waktu singkat.
3. Mampu membawa anak dari negara yang satu ke negara yang lain.
4. Pesan yang disampaikannya cepat dan mudah diingat.
5. Mengembangkan pikiran dan pendapat para siswa.
6. Film dapat diulang untuk menambah kejelasan.
7. Sangat kuat mempengaruhi emosi seseorang.
8. Menumbuhkan minat dan motivasi belajar

C.  Media Berbasis Komputer
Pembelajaran dengan komputer merupakan tanda adanya kemajuan ilmu di bidang teknologi. Adapun bentuk interaksi yang diterapkan dalam pembelajaran diungkapkan oleh Hamdani (2010: 189) dalam Karya Strategi Belajar Mengajar yang diambil dari Heinich (1996) yaitu :

1.      Praktik dan Latihan (drill an practice)
2.      Tutorial
3.      Permaianan
4.      Simulasi
5.      Penemuan
6.      Pemecahan masalah.
Pemakaian komputer dalam proses pembelajaran dikenal dengan dua istilah yaitu CAI dan CMI (Hamdani, 2010: 189)
·         CAI : penggunaan komputer secara langsung dengan siswa untuk menyampaikan isi pelajaran, memberikan latihan dan mengetes kemajuan belajar siswa.
·         CMI : digunakan sebagai alat bantu oleh pengajar dalam menjalankan fungsi administratif yang meningkat, seperti rekapitulasi prestasi siswa.
Adapun prinsip perancangan CAI yang efektif (Munadi, 2008: 165-169) antara lain :
1.      Belajar harus menyenangkan
2.      Interaktivitas
3.      Kesempatan berlatih harus memotivasi, cocok, dan tersedia feedback
4.      Menuntun dan melatih siswa dengan lingkungan informal.
Dari uraian di atas, maka dapat kita ketahui bahwa kemajuan media komputer memberikan berbagai kelebihan dalam kegiatan audio visual. Saat ini komputer mendapat perhatian besar karena penggunaannya dalam pembelajaran dapat mengefektifkan kegiatan belajar mengajar.

D.  MULTIMEDIA BERBASIS KOMPUTER DAN INTERAKTIVE VIDEO
Multimedia ini secara sederhana diartikan lebih dari satu. Multimedia yang dikenal dewasa ini ialah berbagai macam kombinasi grafik, teks, suara, video dan animasi yang kesemuanya dikendalikan oleh komputer. Penggabungan ini merupakan suatu kesatuan yang secara bersama-sama menampilkan informasi, pesan atau isi pelajaran. Adapun jenis peralatan itu ialah komputer,  video, kamera, VCR, OHP, dll dan kesemuanya itu harus kompak dan bekerja sama dalam penyampainnya.
Dalam pembelajaran penggunaan multimedia dapat digunakan dalam berbagai bentuk pembelajaran (Yudhi, 2008) yaitu multimedia presentasi, program multimedia interaktif, sarana simulasi dan video pembelajaran.
Selain itu, penggunaan internet juga sudah marak digunakan karena dengan internet maka dapat terhubung antara komputer yang satu dengan komputer yang lain. Peserta didik dapat mengakses berbagai macam informasi dan berita secara mudah dan cepat. Pemanfaatan internet dalam media pembelajaran dapat mengkondisikan peserta didik untuk belajar secara mandiri karena semua materi pelajaran dapat diperoleh melalui internet. Sebenarnya yang harus diperhatikan dalam oleh pengelola dunia pendidikan mencakup empat pilar pendidikan (UNESCO, 1996) yang dikutip oleh Daryanto (2010: 58), yaitu :
1.      Learning to know
2.      Learning to do
3.      Learning to live together
4.      Learning to be
Multimedia bertujuan untuk menyajikan informasi dalam kemasan yang menarik, menyenangkan, mudah dimengerti dan jelas. Multimedia berbasis komputer sangat menjanjikan jika digunakan dalam pendidikan. Akan tetapi, pengunaannya masih dianggap mahal sehingga belum banyak sekolah-sekolah yang menggunakan media ini. Selain itu, masih banyak guru yang belum menguasai penggunaan media ini sehingga dalam tahapan awal penggunaannya membutuhkan bimbingan dalam pengoperasian program.



BAB III
PENUTUP

Pengembangan media pembelajaran yang dapat dilakukan oleh seorang pendidik dapat dengan mengembangkan media berbasis visual, audio visual, komputer hingga multimedia. Semua pengembangan media tersebut disesuaikan dengan perkembangan zaman yang ditandai dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin hari semakin maju. Media pembelajaran yang telah diuraikan di atas, jika diterapkan dalam proses belajar mengajar maka akan mempermudah seorang pendidik untuk menyampaikan isi dari materi pelajaran yang ada. Selain itu, peserta didik menjadi lebih berkembang dalam cara berpikir dan belajarnya.
Oleh karena itu, pendidikan yang ada haruslah dikemas dalam wajah baru untuk memajukan pendidikan yang ada yaitu salah satunya dengan mengembangkan media pembelajaran yang ada di sekolah – sekolah. Akan tetapi, dalam usaha pengembangan itu tak semudah apa yang direncanakan. Penggunaan media berbasis komputer dan multimedia masih sedikit yang dapat merealisaasikan dalam pembelajaran, khususnya di sekolah – sekolah yang berada di pinggiran ataupun di pedesaan. Hal ini karena disebabkan oleh paradigma yang masih terkungkung dalam belenggu tradisionalisme, biaya untuk mengadakan alat teknologi tersebut masih sangat terbatas serta sumber daya para pendidik untuk mengoperasikannya masih kurang profesional.








DAFTAR PUSTAKA

Arsyad, Azhar. 2003. Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Daryanto. 2010. Media Pembelajaran (Peranannya sangat Penting Dalam Mencapai Tujuan pembelajaran). Yogyakarta: Gava Media

Hamdani. 2010. Strategi Belajar Mengajar. Bandung: CV Pustaka Setia.
Mufadi, Yudhi. 2008. Media Pembelajaran (Sebuah Pendekatan Baru). Jakarta: Gaung Persada Press.

Sadiman, Arif S. (dkk). 2009. Media Pendidikan (Pengertian, Pengembangan dan Pemanfaatannya). Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar